Sandal Gunung : Olahraga Ringan yang dapat Memudahkan Mendaki Gunung

Perfodev - Mendaki gunung memang memerlukan banyak persiapan, misalnya membawa tenda, jaket, tas carier, sandal gunung, dan perlengkapan pendakian lainnya. Memang mendaki gunung sekarang bukanlah menjadi kegiatan yang dilakukan para profesional saja, para orang awam pun juga sudah mulai mencoba kegiatan satu ini.  

Namun, sayangnya pendaki pemula ini kurang melakukan persiapan yang matang. Misalnya dari masalah perbekalan hingga kondisi fisik. Karena persiapan yang serba instan inilah, tidak heran jika selama pendakian banyak yang cepat merasa lelah hingga mengalami cedera. 

Maka dari itu, kondisi fisik sangat perlu untuk dipersiapkan dengan baik. Jarak yang ditempuh ketika mendaki gunung bisa mencapai ribuan meter, apalagi jika terdapat jalanan yang terjal dan juga menanjak. Dengan berlatih beberapa olahraga ringan dibawah ini dengan rutin, bisa membantu Anda berhasil melewati rintangan sepanjang perjalanan dan berhasil hingga ke puncak. 

sandal gunung

Jenis Olahraga Kardio 

Jenis olahraga yang paling penting dilakukan sebelum mendaki gunung adalah kardio. Jenis olahraga ini tidak hanya berguna untuk membakar lemak, tetapi juga memperbaiki sistem paru-paru, melatih otot pada jantung, dan bisa melancarkan sirkulasi darah. Dengan melakukan olahraga ini, sistem pernafasan Anda akan lebih teratur dan tubuh menjadi lebih ringan ketika dibawa mendaki. 

1. Jogging dengan rutin 

Jogging atau lari kecil menjadi jenis olahraga kardio yang sangat sederhana. Olahraga ini juga sangat penting dilakukan karena dapat memperkuat otot pada kaki, sehingga nanti ketika mendaki gunung, kaki tidak akan cepat merasa lelah. Jika otot pada kaki tidak dilatih dengan rutin, maka bisa jadi baru berjalan satu jam kaki sudah tidak kuat dan harus berhenti. Anda bisa mencoba berlari kecil memakai sandal gunung.

2. Bersepeda dengan rute menanjak 

Untuk Anda yang mempunyai sepeda, bisa melakukan olahraga kardio dengan memakai alat transportasi ini. Selama 4 hari sekali, ganti olahraga jogging dengan bersepeda.

Di awal, Anda bisa hanya berputar keliling kompleks rumah atau lapangan kampus saja. Namun, di sesi berikutnya, Anda perlu untuk mencari rute yang menanjak. Ini berguna agar menguatkan otot kaki dan juga membiasakan diri melewati jalan tanjakan, karena untuk bisa naik ke puncak, Anda tentu perlu menanjak. 

Melatih Otot Tubuh 

Selain olahraga kardio yang bisa menguatkan otot kaki dan membuat tubuh jadi lebih gesit bergerak, Anda juga perlu melakukan latihan olahraga lain yaitu latihan ringan lain, yang bisa menguatkan otot tubuh. 

1. Naik Turun Tangga 

Kemantapan kaki ketika menapak di jalan, baik yang tanah, batu, ataupun pasir juga perlu untuk Anda miliki bagi yang ingin mendaki gunung. Karena dengan kaki yang mantap, seperti apapun medannya, tentu jalan tidak akan goyah. Nah, hal tersebut bisa Anda dapatkan dengan berlatih naik turun tangga dengan rutin, setiap habis jogging.

2. Membuat otot paha menjadi lebih kuat dengan latihan squat jumps 

Selain naik turun tangga, kekuatan dari otot paha dan juga kemantapan kaki bisa dilatih dengan melakukan squat jumps. Dengan melakukan lompatan selama 5 x 30 detik tiap hari setelah jogging, maka Anda bisa mendapatkan paha yang lebih kuat dari sebelumnya.

Anda tidak perlu langsung melakukan 5 set squat jumps. Setiap selesai 1 set, Anda bisa beristirahat sekitar 10 detik untuk mengatur napas. 

Demikian informasi mengenai beberapa olahraga ringan yang bisa membantu Anda ketika mendaki gunung. Selain persiapan alat seperti sandal gunung, carier, tenda, dan lainnya, Anda juga perlu untuk mempersiapkan kondisi fisik agar tidak cepat lelah ketika mendaki. 
Share on Google Plus

About Irwan Rifani

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar